Syarat Hewan Aqiqah dan Qurban

Syarat hewan aqiqah dan qurban

Syarat Hewan Aqiqah dan Qurban

Syarat hewan aqiqah dan qurban seperti yang disebutkan dalam hadist-hadist shahih sudah banyak diterangkan dan mungkin sudah banyak pembaca yang mengetahuinya, tetapi tidak ada salahnya jika kami mengulas kembali tentang syarat hewan aqiqah dan qurban melalui artikel ini sebagai pengingat kami dan barangkali ada diantara pembaca yang belum mengetahui, bisa untuk menambah khasanah keilmuan baru.

Syarat hewan aqiqah sama dengan syarat hewan qurban, karena sama kegiatannya yaitu menyembelih hewan ternak sebagai bentuk melaksanakan perintah Allah Subhanahu wata’ala melalui sunnah Rosululloh Sholalohu ‘alaihi wa sallam. Perbedaannya terletak pada waktu pelaksanaannya, jika menyembelih hewan aqiqah sembarang waktu bisa dilaksanakan, tetapi untuk penyembelihan hewan qurban, hanya dibolehkan pada hari raya qurban (idul adha) dan 3 hari tasyrik yang mengikutinya (11,12,13 Dzulhijjah). Adapun perbedaan lainnya, jika aqiqah adalah terkhusus kewajiban orang tua kepada anaknya untuk melaksanakannya, walaupun ada hadist yang membolehkan aqiqah untuk diri sendiri dikarenakan orang tuanya mungkin tidak mempunyai kemampuan biaya untuk melaksanakannya atau sebab lainnya, sedangkan qurban ini hukumnya sunnah yang sangat dianjurkan bahkan mendekati wajib atas tiap-tiap diri muslim yang mampu.

Menurut hadist-hadist shahih ada 4 syarat yang mutlak yang harus dipenuhi agar hewan ternak memenuhi syarat bisa digunakan sebagai hewan sembelihan untuk pelaksanaan syariat ini. Syarat tersebut yaitu :

  1. Hewan tidak boleh sakit
  2. Hewan tersebut tidak buta matanya sebelah
  3. Hewan tidak pincang yang jelas
  4. Hewan tidak sangat kurus atau tidak mempunyai sumsum tulang

Adapun syarat yang lain adalah syarat tambahan, sangat disarankan hewan ternak yang hendak disembelih mempunyai syarat tambahan ini, sehingga selain terpenuhinya syarat-syarat dari tuntunan syariat, tambahan syarat ini akan memberikan rasa tentram dalam melaksanakan syariat. Pun kami sebagai penyedia layanan aqiqah maupun qurban, merasa puas menjual hewan ternak yang sehat, gemuk, dan memenuhi kriteria hewan sembelihan.

Adapun syarat tambahan ini adalah diantaranya :

  1. Kaki tidak pincang
  2. Gigi tidak ompong
  3. Telinga tidak terpotong lebih dari sepertiga
  4. Mata tidak buta total atau buta sebelah
  5. Tidak gila
  6. Cukup Umur (Jadza’ah domba 6 bulan, sedangkan Musinnah kambing 1 tahun)
  7. Jantan atau betina (yang sedang tidak hamil)
  8. Ekor tidak terpotong lebih dari sepertiga
  9. Tidak kurus kering atau sum-sum tak bertulang

Demikian syarat hewan aqiqah dan qurban yang bisa kami jelaskan dalam artikel ini, adapun jika ada syarat tambahan lain selama tidak memberatkan kedua belah pihak (pembeli dan penjual), Maka hal ini menurut kami tidaklah mengapa, sebab semakin sehat hewan sembelihan, semakin memenuhi syarat hewan sembelihan, maka akan semakin utama hewan tersebut dan mudah-mudahan semakin menambah nilai ibadah kita dihadapan Allah Subhanahu wata’ala.

Mungkin anda bertanya, Bolehkah kambing atau domba betina dipakai untuk qurban atau aqiqah? dan apa maksud dari Jadza’ah dan Musinnah? Hal ini akan kami bahas pada artikel lain dalam website ini.. Insha Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami Melalui WhatsApp